Musim sms aneh, lagi nih! Kalau isteriku dapat via sms namun aku dikirimin lewat YM, bunyinya begini:
Waspadai misi gereja di tv tgl 15 desember 07 pukul 16.30-17.30 serentak di RCTI, TRANSTV, TVRI judul My Hope Indonesia diganti “Sebuah Penantian”. Di India pernah diputar dengan judul yang sama & berhasil menghipnotis jutaan penduduk. Sebarkan ke seluruh teman muslim lainnya. Jangan sampai kita terlena dengan acara tersebut.
Lesye Latief (Ary Ginanjar)
Baca Juga
Bila anda seorang penganut Islam atau Katolik atau Protestan atau Hindu atau Budha dan atau Kong Hu Chu, bagaimana sikap anda menerima “Chain Message” seperti ini???









Desember 12, 2007 pada 5:43 am
InsyaalLah klo kita seorang muslim yg bener menjalankan ajaranNya dengan sebener2nya tak akan terpengaruh
cuma kita harus waspada ajah jgn sampai ini menjadikan konflik antar agama. Bagaimanapun kita di sini menganut banyak agama jadikan toleransi beragama sebagai ajang pemersatu bangsa ini… semoga acara itu jgn sampai mempengaruhi umat muslim.. amin
Desember 12, 2007 pada 7:02 am
semoga semua itu hanyalah hoax semata…
Desember 12, 2007 pada 7:31 am
yah…tidak tau juga siapa yang benar, hanya saja benar sekali , waspada memang perlu, dan jangan sampai hal ini menjadi sebuah konflik antar agama…..!!
saya jadi penasaran dengan tulisan yang menyebutkan banyak yang terhipnotis,…. saya senidri belum melihat iklannya di televisi….
dan saya rasa, umat muslim juga tidak akan semudah itu terpengaruh oleh sebuah acara televisi…
Desember 12, 2007 pada 7:37 am
makanya umat Islam harus bersatu, kalao hanya ingetinnya via sms atau email kapan mapu menghadapinya, ok, KAPAN JADI UMMAT BERSATU PADU DALAM SEGALA SEGI KEHIDUPAN, emang enak jadi bula-bulan yahudi
Desember 12, 2007 pada 7:43 am
setuju saya budi , justru kalo pengen tahu masih banyak tayangan setipe itu hanya kita buta kali, coba kita sadari eksistensi kita sebagai ummat islam, apakah kita mau nonoton terus ga jadi pemain? PEMAIN DALAM KEHIDUPAN NYATA BUKAN DALAM SINETRON GHITO LHO yang sutradaranya adalah Allah SWT dan RosulNya
Desember 12, 2007 pada 7:45 am
jaga diri masing-masing kuatkan keimanan masing-masing jangan mengusik usik kehidupan orang kecuali mengajak kepada kebenaran, mari kita damai ok bos
Desember 12, 2007 pada 9:34 am
Saya juga dapet, saya balasnya begini..
Ampun dah de.. Buang-buang pulsa…
Desember 12, 2007 pada 10:15 am
wkaakakaka….
saya malah lom dapet klo dari hp,
cuman saya gak percaya klo bisa menghipnotis…
hare gene ….
Desember 12, 2007 pada 10:20 am
kalo yg sifatnya provokatif begitu, ga bakal saya teruskan…
Desember 12, 2007 pada 11:13 am
wah, parah ini…
jelas ini misi gereja internasional
kenapa indonesia ya?
yah?
**usul: harusnya blogger kristen/protestan jangan diem aja dunk?
Desember 12, 2007 pada 12:37 pm
Aku sendiri cuma pengen bilang masalah kepercayaan kan urusan hak masing2 orang, masa cuma gara2 nonton acara tv aja trs bisa merubah kepercayaan seseorang. Jangan terpancing untuk menjadikan hal tersebut sebuah konflik pemecah antar agama.
Desember 12, 2007 pada 3:39 pm
para operator telko untung banyak nih.
Desember 12, 2007 pada 4:52 pm
@danalingga
jgn2 itu konspirasinya operator seluler ya mas?
Desember 12, 2007 pada 6:28 pm
Hadoh, kok sensitip banget sih ini topiknya. Huhuhuu, hipnotis lewat Tipi? Benar bisa apa? kalau sugesti bisa jadi.
Desember 12, 2007 pada 6:28 pm
mudah-mudahan itu cuma hoax aja… dan semoga kerukunan antar umat beragama dapat terjaga…
Desember 13, 2007 pada 1:24 am
Insya- Alloh seperti apapun dikemas,
Bila iman sudah begitu dalam membekas,
Tiada kita bisa terpengaruh barang sekilas,
Jadi? Ah ngga usah juga kita bahas,
Salam dari rumahkayubekas
Desember 13, 2007 pada 5:45 am
Manusia semakin terlena akan religi dan melupakan Sang Pencipta sendiri.
Apa Tuhan terkekeh-kekeh melihat tingkah para manusia sekalian ya?
Puji Tuhan, amin.
Desember 13, 2007 pada 6:16 am
Saya sengaja posting, atas nama keterbukaan dan kebebasan berpendapat termasuk kebebasan beragama…
*cuman nekad juga itu orang pake nama Ary Ginanjar?
Apakah yg punya ESQ 165 itu bukan?
Desember 13, 2007 pada 7:35 am
Yup, setuju.
Hehheeee… Dengan ESQ 165 apakah bisa saking paranoidnya sampai nyebarin SMS?
Aneh kan?
Desember 13, 2007 pada 8:07 am
HOAX bukan kang?, sayah juga dpt di YM nih
Desember 13, 2007 pada 10:36 am
aku cuman senyum2 aja mas, geli malahan,. jan jane sing goblok ki sopo?
Desember 13, 2007 pada 12:00 pm
Hanya saja, kalo bukan Ary Ginanjar ESQ 165?
itu kan Fitnah bangetzzzz………
Jelas maksudnya provokativ….
Tingkatkan sajalah WASPADA
Desember 13, 2007 pada 12:00 pm
Email saya dipenuhi milis serupa dari Jepang. Oh ya, makasih sudah banyak memberi masukan buat saya. Salam dan senyum dari saya
Desember 13, 2007 pada 5:35 pm
kalo terpengaruh, kadar keimanannya yg musti dipertanyakan, bukan programnya
Desember 14, 2007 pada 2:08 am
[...] Siapa yang harus waspada? [...]
Desember 14, 2007 pada 3:31 am
Yang Penting iman qt2 meski kuat …
Jangan lupa ama tanggungan utang – utang qt di dunia yang blum sempat terbayar …
Lho … ^_^’
Jangan mudah percaya sblom da bukti langsung!!
Key …
Desember 14, 2007 pada 3:56 am
waspada dalam hidup kudu perlu guys….
Ga da salahnya diambil sisi baiknya dari berita tersebut.
Cuma, Optimalkan aja kelebihan yang telah diberikanNYA kepa kita; yakni:IMAN, AKAL n NAFSU. Artinya; Gunakan selalu AKAL FIKIRAN yang jernih untuk memperkuat n mempertebal IMAN n Gunakan Juga AKAL FIKIRAN guna mengendalikan NAFSu dari semua bentuk godaan n rayuan SYETAN YANG TERKUTUK
Wasalam
Desember 14, 2007 pada 9:42 am
Kalo anda muslim…
PERCAYA saja kepada ALLAH…cukup…itu saja…
Dan baca Audzubillahiminassyaitonirrojiim…trus jangan tonton tayangannya…
Kalo saya sih ndak ngefek. Dah banyak film jenis gituan yang saya tonton. Bahkan saya pernah nonton “Enjoy your Life” full 2 jam. Nggak ngefek terhadap keimanan saya.
Tenang aja..gitu aja kok repot…
Desember 14, 2007 pada 1:12 pm
[...] Sebuah Penantian. Siapa yang harus Waspada? [...]
Desember 15, 2007 pada 2:35 am
[...] Sebuah Penantian. Siapa yang harus Waspada? [...]
Desember 15, 2007 pada 6:38 am
[...] Sebuah Penantian. Siapa yang harus Waspada? [...]
Desember 15, 2007 pada 4:47 pm
kita harus waspada, bukan sama filmnya, tapi sama yg nyebarin himbauan itu. hehe…
Desember 16, 2007 pada 1:12 am
[...] Siapa yang harus waspada? Repot Amat? Sebuah Penantian.. Kristenisasi? Ustadz Menjawab: Film FTV Natal Kristenisasi Gak Perlu Panik, Tapi yang Jelas Malah Bikin Penasaran!!! Mereka yang Pintar, Kok Kita yang Kebakaran Jenggot? [...]
Desember 16, 2007 pada 3:08 am
ampun deh. gitu aja ketakutan amat.
moto blog ini “bertutur dengan “SEderhana TUlus JUjur” – [SETUJU™]” tapi kok bisa memberikan postingan yang bersifat provokatif.
anda sebetulnya tau gak sih arti moto anda tersebut.
seharusnya anda harus menghormati pemeluk agama lain.
Desember 17, 2007 pada 6:04 am
@chyis
Justeru karena dengan SETUJU™ itu saya posting sejelas-jelasnya, termasuk nama pengirim Leyse Latif (Ary Ginanjar) – saya sendiri gak tahu apakah 2 orang ini beragama apa? – Anda lihat di blog lain deh… gak ada tuh nama pengirim!!!
Kalau anda baca ini dengan jelas,
tentunya anda bisa menyelami sikap saya. Saya gak pernah takut utk urusan begini, saya punya banyak teman yg beda agama, justru saya mengundang blogger yg berbeda agama aga kita diskusi disini…
Karena bisa saja ini fitnah…… toh?
dan bisa saja yg ngirimin orang2 di luar islam, semua kemungkinan itu harus dicurigai?
Dan, justru saya merasa (maaf nih… ngkali perasaan saya ajah) aneh, kenapa sebelum film itu diputar para netter kristen sepertinya “ngumpet” ….!!! kalopun ada berkomentar secara alias, anonim, atau melepas link blognya…!
Inget ya…! Saya gak pernah takut urusan begini… saya sangat menghormati pemeluk agama lain… dan anda sebaiknya belajar membaca dululah sebelum berani menulis disini…
Oke?
Desember 17, 2007 pada 8:18 am
Menurutku ngga ada tuh yang katanya film ini “menghipnotis”. Kayaknya pemilihan katanya kurang tepat deh.. Ini kan FTV Natal. Kalo menghipnotis itu kesannya pakai “kuasa gelap / gaib”, padahal ini film general banget storynya. SIMPLE tapi PESANNYA DALAM BANGET. Aku suka……
Makanya, jangan suka dikit2 mencurigai sesama.. Ngga baik. Rugi sendiri. Lebih baik kita sebagai bangsa indonesia saling menghargai, menghormati, mengasihi satu sama lain. Indahnya toleransi beragama harus senantiasa dijaga…. Jangan suka menyebar isu kalau belum benar2 terbukti kebenarannya.
Tuhan memberkati semua..
Desember 17, 2007 pada 10:07 am
gue bingung aja, kenapa film keluarga setan casablanca, jeruk purut, jeruk medan banyak laku ditonton yang jelas-jelas tidak membangun.
Film penyiksaan ibu terhadap anak, pembantu, perselingkuhan pada laku ditonton.
Infotainment yang notabene ngomongin orang, pada suka jadi bahhan pembicaraa.
Nah sekarang buat yang udah nonton Sebuah Penantian, Apa yang anda dapat dari film itu? Adakah sesuatu hal baik yang anda dapat, adakah sesuatu yang diubahkan dari diri anda?
Jawab sendiri…ya.
Desember 19, 2007 pada 12:12 pm
hareee geneeeee…..
takut yg namanya kristenisasi,islamisasi,budhaisasi atau apalah…..
plzz donk jadi orang itu harus cerdas dalam berpikir,jgn sedikit2 curiga,sedikit takut bakal di rasuki ajaran lain…
kalau bener2 punya keyakinan ya udah pegang dah tuh keyakinan dan satu tanda orang yg punya keyakinan dia tidak akan takut di rasuki ajaran lain karna dia sudah berkeyakinan.
emang agama ngajarin buat curiga2an yah….???
Desember 21, 2007 pada 7:38 pm
..memang kita sebagai orang kristen selalu dilecehkan, ditindas, diintimidasi…tapi itu semualah yg membuat iman kami semakin tebal kepada JESUS…ini baru film aja, udah heboh bgt dimana2…sangat tidak seimbang dengan film2 muslim yg hampir tiap hari mewarnai tv nasional…tapi apa reaksi kami sebagai umat kristen??…kami tidak terusik dengan hal itu…knp film orang kristen ini membuat kalian kebakaran jenggot??..setakut itukah kalian??…kalo mempunyai iman yg kuat, kalian akan santai saja ,..seperti kami yg disuguhkan setiap hari film2 muslim…tidak ada reaksi…karena kami kuat dgn imam kami…dan tentunya KASIH yg membentengi kami dari semua itu..kami mengasihi kalian…tanpa terkecuali…jadi, biarkankanlah orang memperkuat iman masing2 dengan caranya sendiri (asal tidak mengusik agama seberang)…ok? buat temen2 kristen yg lain..ingat…KASIH-ilah orang yg menghujat DIA, doakan, dan Pujilah Tuhan YESUS kita yg sudah bisa mengajarkan kita untuk mempertahankan KASIH dalam diri kita…sudah ti genapkan kalo kita memang akan mendapatkan penindasan yg laur biasa untuk memperoleh KEMENGANGAN di dalam YESUS…..ok?…
Mujizat itu Nyata,..apa yg tidak mungkin bagi manusia, sangatlah mungkin bagi YESUS Kristus…
selamat menonton…GBU…
Desember 22, 2007 pada 12:58 pm
Sip………
Aku rasa semua pihak sudah mengemukakan pendapat dan keyakinannya….
Dan semua pihak sudah terwakili…, Bolehkah diskusi ini aku tutup?
Terimakasih
Januari 6, 2008 pada 11:18 am
Menurut pendapat saya FTV Sebuah Penantian hanya sebuah film yang berisi pertobatan seseorang dari jalannya yang tidak berkenan di mata Tuhan. Dan kita sebagai manusia harus dapat mengampuni yang bersalah kepada kita, seperti Tuhan pun mengampuni kesalahan kita.
Saya ingin luruskan mengenai agama Kristen/Katolik/Protestan. Tidak ada satu agamapun yang dapat menyelamatkan. Hanya, Dia, Tuhan Pencipta langit dan bumi yang dapat menyelamatkan kita.Dan di dalam Dia ada keselamatan.
Tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Oleh karena kasih Allah atas dunia ini, sehingga Dia memberikan Putra-Nya yang tunggal ( Yesus Kristus ) untuk mati di kayu salib, dan oleh pengorbanan-Nya di kayu salib dosa-dosa kita diampuni.
Allah Bapa (1), Allah Putra ( Yesus / Isa ) (2), dan Allah Roh Kudus (3) adalah pribadi yang sama, yang (1)Mencipta, (2)ber-Firman, dan (3) Mewahyukan/Memberi pengertian.
Jadi jangan diartikan bahwa umat Kristiani/Nasrani memiliki 3 Tuhan.
Dalam Alkitab(berisi Firman Tuhan) kami, ada 10 perintah Allah yang diberikan kepada Musa : “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” ( Kitab Keluaran 20 ayat 3)
allah = illah ( selain Tuhan )
Jadi kami juga menentang penyembahan berhala kepada illah.
Namun Tuhan Yesus berfirman dalam Yohanes 14 Ayat 6 : ” Akulah Jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.’”
Setahu saya, Alquran sendiri juga memuat mengenai Yesus/Isa.
Pada saat Malaikat Gabriel (Jibril) menampakkan diri kepada Maria/Maryam dan menyatakan bahwa Maria mengandung meskipun dia belum bersuami, dalam Alquran dinyatakan bahwa yang dikandung oleh Maria adalah berasal dari Roh Allah.
(bisa dicek kebenarannya dalam Kitab Maryam/An-Nisa ?)
Adakah nabi dari jamannya Abraham sampai sekarang yang dikandung tanpa proses pembuahan ?
Hal ini pasti kebenarannya karena termuat dalam Injil (Alkitab) dan bahkan Alquran.
Begitu pula dengan Kisah Abraham dan Sara. Juga termuat dalam Alkitab dan Alquran.
Sara sudah mati haid, namun ternyata Tuhan menepati janji-Nya untuk memberikan keturunan pada Abraham. Bahkan ketika Sara ragu dan tertawa tentang janji keturunan dari rahimnya, Tuhan berfirman, “Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan ?”
Posting ini bukan untuk suatu perbantahan atau pertentangan, namun mari kita berdoa agar Tuhan memberikan hikmat, dan wahyu-Nya agar hati dan pikiran kita terbuka, untuk menerima kebenaran Firman Tuhan ( yang berasal dari Allah yang Esa, pencipta langit, bumi dan segala isinya )
” Carilah Kerajaan Allah dan segala kebenaranNya, maka segala sesuatu akan ditambahkan kepadamu ”
Tuhan memberkati kita semua. Amin
Januari 6, 2008 pada 1:51 pm
harap cek versi bahasa inggris An-Nissa 9 : 157
[158] Nay, Allah raised him up unto Himself; and Allah is Exalted in Power, Wise.
[158] Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Pada versi bahasa Inggris, “Allah raised him up unto Himself ”
Himself bukan Him, karena :
Maryam 17
17] She placed a screen (to screen herself) from them; then We sent to her Our angel, and he appeared before her as a man in all respects.
terjemahan bahasa Indonesianya :
17] maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
Perhatikan versi bahasa Inggrisnya :
We = Himself, Roh Allah yang tinggal pada Isa / Yesus
Maryam 19 & 21:
19] Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.
Perhatikan kata : yang suci.
19] He said: “Nay, I am only a Messenger from thy Lord, (to announce) to thee the gift of a holy son.”
Adakah anak dilahirkan tanpa Ayah ?
Hanya Yesus / Isa !! Dan Dia dinyatakan suci !! ( oleh Allah melalui perantaraan malaikat Gabriel / Jibril )
Maryam 21 :
21] He said: “So (it will be): thy Lord saith, ‘That is easy for Me: and (We wish) to appoint him as a Sign unto men and a Mercy from Us’: it is matter (so) decreed
21] Jibril berkata: “Demikianlah. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”
Perhatikan !!
“Hal itu adalah mudah bagiKu ( Allah yg berfirman !!)”
“.. dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; ”
Perhatikan kata Kami !!
( Tuhan berfirman !! bukan malaikat Jibril. Dia hanya menyampaikan Firman Tuhan !! )
Kami = Menunjukkan kesatuan dengan Yesus / Isa = Roh Allah sebagai satu kesatuan.
Perhatikan juga kata Mercy !! yang berarti PENGAMPUNAN. ( diterjemahkan dengan rahmat dalam versi bahasa Indonesia )
“Jika engkau sudah mengetahui kebenaran, Jangan keraskan hatimu”
Januari 6, 2008 pada 2:54 pm
@ Felix
terimakasih penjelasannya
Januari 19, 2008 pada 4:48 pm
[...] kangtutur, saya mendapat info mengenai versi Y!M yang serupa, namun kali ini memakai nama Lesye Latief (Ary [...]
Mei 3, 2008 pada 8:06 pm
indahnya damai,,,
indahnya toleransi…
aku heran kok masih ada aja orang yang suka membesarkan perbedaan
jadiin perbedaan anugrah bagi kita untuk lebih baik..
sebagai orang beragama yang baik,,
mari kita pupuk toleransi kita!
hidup perdamaian!