Maaf, Blog ini Tutup?

Maret 5, 2008

Agak kaget ketika melongok BOTD menemukan 2 (dua) blog keren, informatif dan digandrungi justeru akan ditutup disaat pembacanya sudah “kecanduan”. Blog itu adalah:

closed.jpg

Pengelola KafeMotor merasa kekurangan waktu sementara BicaraRumah kesulitan memoderasi lalu pindah ke Rumah Baru. Jadi inget wadehel :cry: Wadehel setelah matipun masih mengantongi hampir 300 komentar dan lebih dari 36 trekbek pada posting terakhirnya. Sementara Kafe Motor mengantongi hampir 1.800.000 kliks. Luar Biasa!!! Namun kenapa disaat adanya “ketergantungan” mereka TUTUP? :?:

Ah tetapi menutup blog tentu tidak otomatis menghapus kontens, bukan? Isinya beserta komentar-komentar tetap bisa dinikmati. Ilham Saenong sebagai pemilik KafeMotor akan mewariskan blognya kepada PEMINAT SERIUS. (Barangkali anda berminat). Terus bung Anjar Priandoyo sepertinya akan berkonsentrasi di Rumah Baru itu. Dan bung Teguh melahirkan GUHPRASET. Mungkin bukan menggantikan Wadehel, namun corak tulisannya yang bikin “greget” masih terasa.

SELAMAT TUTUP…, Blog anda akan jadi Legenda di WordPress. Bravo…!!!

Tags: , , , , ,

7 Tanggapan ke “Maaf, Blog ini Tutup?”


  1. Blog bisa ditutup tetapi selama blogernya masih hidup, niscaya dia akan rindu ngeblog lagi.
    ——
    Kang Arif, kok Nyangkut di S P A M?

  2. daeng limpo Berkata

    tulisan selalu meninggalkan kesan dan pesan yang tak akan pernah mati….yang penting si Mamat WordPress gak menutup blognya.
    ——
    Akoooooorrr!!!


  3. Ada yang tutup, dilanjutkan dengan pindah rumah. KafeMotor itu untuk berevolusi menjadi .org. Sedangkan wadehel mati untuk menyepi. :lol:
    ——
    bertapa? :wink:
    Wei…ChaosRegion udah ada Net juga kan?

  4. dobelden Berkata

    kapan nyusul kang?? :lol:
    ——
    3000 kb, sayang loh klo ditutup! baru kepake 0% :wink:

  5. det Berkata

    wah, gak semuanya tutup beneran kok, kan pindah ke domain sendiri :D
    ——
    iya… :lol:

  6. Hedi Berkata

    kafe motor bukannya udah pindah ke dotcom?


  7. [...] kurang banyak teman-teman yang mendorong saya untuk meninjau ulang sikapku. Toh kang tutur sudah mengumumkan. Juga bro Tri sudah mafhum. Saya juga sudah menjelaskan panjang lebar ke kang Kombor dan bro [...]


Tinggalkan Balasan