Zaman serba iklan dan promosi. Bila anda lewat di depan Markas Polda Metro Jaya. Ada quote dari Franklin D. Roosevelt tertulis di sebuah billboard itu yang bunyinya,
“There is Nothing to fear but fear itself”
dan terpasang foto Rizal Mallarangeng di sana. Billboard itu mempromosikan sebuah acara di stasiun Metro TV, “Save Our Nation” yang dipandu oleh Rizal sendiri.
“Tak satu yang perlu ditakutkan, selain ketakutan itu sendiri”
Begitu kira-kira maksud kalimat itu. Bagus sih, untuk menyemangati anak bangsa yang takut untuk tidak menaikkan BBM, takut untuk menghentikan bantuan asing, takut untuk menghentikan sementara pembayaran hutang luar negeri dan takut… (ada yang mo nambahin?)
Hey, ada yang lucu gak? Ada, pasti!
- Untuk menyemangati anak bangsa ternyata Bung Rizal mesti impor kata-kata bijak dari Amerika. Seperti tidak ada lagi orang hebat dan bijak dalam menyemangati anak bangsa ini. Apa kurangnya Soekarno atau Bung Tomo?
- Nama acara itu Save Our Nation? Kok bukan, Selamatkan Negara Kita? Penggunaan bahasa Inggris ini untuk siapa? Ah, mungkin untuk “pemberi dana” ? Jadi masa bodoh, apa rakyat mengerti atau tidak. Dan masa bodoh apakah pesan yang disampaikan “nyangkut” di benak Rakyat Indonesia. Entah?
- Setelah beberapa kali aku nonton acara itu, ternyata hanya “debat kusir” dan bla… bla… bla disertai dengan cengengesan host-nya! (*halah
)
Akhirnya, aku jadi berpikir SIAPA/APA yang akan TERSELAMATkan? Bukannya, “kantong” bung Rizal sendiri? Maaf…! Jauh dari lubuk hati ku yang paling dalam bagiku Bung Rizal MalangRangeng seperti Pelacur Intelek, yang menggadaikan kepintarannya, tidak punya sikap yang jelas dan terkesan tampil di TV sesuai PESENAN.
“Ah, itukan pendapat kang Tutur aja… toh?
Mungkin kang Tutur perlu lebih banyak membaca, lebih banyak Gugling dengan kata kunci Malarangeng. Jadi referensinya lengkap bin kumplit, sehingga tidak menuduh yang bukan-bukan kayak gini… hi hi…!”
Arrghhh… mungkin juga sih…
Tags: Aku, Bagiku, Blogku, Blogroll, Hackku, Hatiku, Juangku, Lucuku, Resahku, Tanyaku, Tuturku, Usilku









Mungkin kang Tutur perlu lebih banyak membaca, lebih banyak Gugling dengan kata kunci Malarangeng. Jadi referensinya lengkap bin kumplit, sehingga tidak menuduh yang bukan-bukan kayak gini… hi hi…!”
Juni 10, 2008 pada 2:57 am
analisa nan hebat da??
memang nggak ada solusi memang dalam setiap acaranya.
Juni 10, 2008 pada 2:58 am
salam kenal yo da
Juni 16, 2008 pada 8:09 am
saya baru ngeh kalo dia tuh pentolan JIL juga rupanya…
pantes kasus tempo hari, berapi-api sangat dia…
Juli 15, 2008 pada 7:41 pm
menggunakan bahasa yang baik dan benar
Juli 16, 2008 pada 4:08 am
there is a will there is a way,,, ehhh kayak githu g’ ya iklan nya yg baru
…. cape dehhhh
Juli 28, 2008 pada 8:59 am
RM09,
lumayan…bagus untuk dijadikan contoh berdemokrasi..
namun tetap bukan pilihan saya.