Sontoloyo, menurut, Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti, konyol, tidak beres, bodoh (dipakai sbg kata makian). Kata itu mencuat dan ngetop setelah Kepala Badan Intelijen Negara, Syamsir Siregar menyebut adanya menteri dalam Kabinet yang berasal dari Partai Politik yang mendukung Hak Angket.
“Konyol, Tidak Beres, Bodoh; Dipakai sebagai kata MAKIAN”.
Gile cink, Pejabat setaraf Kepala CIA, kalau di Amerika, berbicara seperti itu dimuka publik. Ampuuuuuuuuun!!!
Namun, setelah mengikuti siaran yang diulang-ulang oleh televisi, aku mendengar lontaran kata itu seperti “dipaksa” keluar karena cecaran pertanyaan dari para wartawan. Siapa yang “gila” sebenarnya?
Bukankah dalam kode etik ada yang namanya Off the Record? Dan walaupun narasumber tidak minta itu sebagai “Off the Record” tidakkah pihak redaktur punya “saringan” sendiri? Atau memang sengaja melakukan PROVOKASI?
Media macam apa ini? Pejabat macam apa itu? Wartawan….? (ah sudahlah)!
>> Semangat hari Jumat teman, Perlukah kita memaki hari ini?
Tags: Bagiku, Blogku, Hackku, Hatiku, Juangku, Resahku, Tanyaku, Tuturku, Usilku









Juni 27, 2008 pada 3:21 am
Sontoloyo, dalam bahasa Jawa artinya orang yang berprofesi sebagai penggembala bebek kang. Sama halnya dengan bajingan yang berarti sopir grobak, atau germo yang berprofesi sebagai pemburu
Juni 27, 2008 pada 3:33 am
Wah, aku mesti belajar Bahasa Jawa nih!
Matur Nuwun pak Dhe…!
Juni 28, 2008 pada 10:03 am
Atau pejabat dan wartawannya memang sudah pada sontoloyo? Hati-hati aja khabarnya sontoloyo itu menular. Ha…ha…ha.
Juni 29, 2008 pada 10:16 am
hidup sontoloyo !!
Juni 30, 2008 pada 7:36 am
sontoloyo..spanyol menang hiks..[huehuehehe..mkasa banged nda neh]
Juli 3, 2008 pada 7:52 am
Salam
saking keuheulna panginten Kang
Juli 8, 2008 pada 5:39 pm
Ah sonto-loyo apa yaaa ….?wah bangsa kita sekarang payah termasuk gue