Gambar atau tulisan tempel adalah bagian dari introduksi identitas pemilik suatu property. Apakah itu buku, henpon, leptop, rumah, mobil dan tak ketinggalan sepeda motor. Sengaja atau tidak sang penempel atau pemilik ingin mengungkapkan jati dirinya.
Apakah itu mewakili korps, organisasi, genk, kampus, sekolah dan lain sebagainya. Dapat berfungsi sebagai kebanggaan, sekadar gagah-gagahan, keren-kerenan dan juga untuk “pertahanan” khususnya di jalan raya, seperti yang satu ini.
Jadi, selain memperkenalkan identitas pemilik tempelan di pantat motor ini juga diduga mampu mengamankan urusan “tilang menilang” di jalan raya.
>>Semangat hari Selasa Bloggers, Apa yang anda tempel hari ini?
Tags: Bagiku, Hatiku, Juangku, Lucuku, Motorku, Tuturku, Usilku










Agustus 19, 2008 pada 4:33 pm
emangnya kalo pake tempelan “pers” atau “TNI” pasti ga bisa tabrakan apa ya
Agustus 21, 2008 pada 9:28 am
Klo di tempelin Rumah Tangga Miskin, Gmn kang???
Agustus 21, 2008 pada 3:36 pm
Saya nempel Salonpas di Jidat
lieur euy….!!!!
Agustus 21, 2008 pada 4:37 pm
hahahaha iyah2… byk yg lakukan itu..
kurang satu S-nya
Agustus 22, 2008 pada 8:39 am
blogger2 lain pada kemana ya? sibuk nge plurk pasti.. huhh
Agustus 22, 2008 pada 4:10 pm
Di mobil saya ada bacaan gini “wild and sexy driver inside, stay away”
tetep kena tilang, tetep ditabrak dari belakang
September 12, 2008 pada 11:20 am
Bapak saya punya stiker polisi militer gitu di motornya, sebenarnya saya tdk tahu ini ngaruh apa tidak ya. Dia jg bergaya kayak polisi (walau sebenarnya dr awal nggak ada maksud gitu, polisinya aja yg keburu takut), dia biasanya pake jaket hitam tebel, helm, dan sepatu jenggel (istilah saya saya ketahui), kemudian tak lupa pake sarung tangan, motornya pun sedikit sangar.. Hasilnya, dia tdk pernah berurusan dg tilang-menilang dan razia dan sbgnya….
(Ini koq dibangga-banggakan..)
Januari 15, 2009 pada 4:10 pm
yang penting Expresinya….