Sebagai pengguna internet akut, layanan Smart-Telecom cukup membantu, namun belum memadai. Tapi apa boleh buatlah, dengan koneksi CDMA pelanggan hanya dapat menikmati layanan Regular dengan rentang jatah benwit 154,3 kbps hingga 230,4 kbps. Lumayan untuk web sebatas teks. Namun ketika menyentuh situs berisi gambar, suara atau video sebaiknya anda mengurungkan niat saja, karean akan penat dan pegal menunggu loadingnya. Beberapa situs yang menyediakan versi mobile/wap juga cukup membantu agar anda tidak terluput informasi.
Agaknya pihak Smart-Telecom perlu memikirkan untuk menaikkan jatah benwit bagi pengguna Regular. Sebab, jangankan membuka situs dengan kontens berat seperti YouTube, FaceBook, WordPress, Blogspot dan jejaring Sosial lainnya MEMBUKA SITUS SMART TELECOM SENDIRI TIDAK KUAT & HASILNYA BERANTAKAN TERUS LAAAMAA!!!
Lihat Skrinsyut…

Mudah-mudahan diperhatikan oleh bagian Marketting dan Promosi. Plis deeeh….
Tags: blogging, cdma, intertet, Koneksi, lelet, lemot, payah, regular, smart-telecom, tak hebat






Oktober 18, 2009 pada 4:59 pm
emang tuh, suka begitu..
kalo ada 154,3 kbps pake Mobi aja?
50.000 an dah lumayan kayaknya..
Oktober 19, 2009 pada 8:25 am
haha.. sama kang kayak aku seminggu yang lalu..
koneksi yM selalu putus sambung.
untuk buka situs smartnya sendiri juga berat..
yaaa untuk saat ini emank beginilah koneksi inet di INdonesia, jadi belum ada koneksi yang stabil kok.. mau makai provider yang lain juga sama aja kang.
Oktober 19, 2009 pada 11:10 am
kalau mau kenceng tetep make SMART… onlinenya malem hari disaat orang dah pada tidurr… dijamin kenceng.. dapet 16KB/s
Oktober 21, 2009 pada 2:21 pm
Lah kan sekarang dah ada paket smart unlimited to. Modemnya 999.000 rupiah. Max. speednya tinggal pilih mau yang 153kbps, 512kbps, 1024kbps, 3100kbps. Bahkan ada paket yg dapet IP public. Setelah pake selama 1 bulan dengan paket 3100kbps seharga 150.000 / per bulan, kualitasnya tidak diragukan koq. Pernah download kecepatannya lebih dari 100kbps. Kenceng bro… Smart mantab.
Oktober 24, 2009 pada 8:56 pm
sepertinya sama aja kang andiko. jika trafik padat, kecepatan berapa pun bakal tetap merayap. kecuali jumlah pengguna dibatasi. dan selalu berharap saat subuh banyak pelanggan Internet mobile yang tertidur.