TDW: Tebar Duit e DeWe

Juni 2, 2008

Seharusnya aku ikut bergembira melihat orang-orang, tua muda berlarian meraup tebaran duit dari helikopter dengan total nilai Rp. 100.000.000.- Namun entah kenapa, bukan rasa gembira itu yang muncul? Entahlah!

Bagiku, peristiwa penebaran uang receh, oleh seorang motivator dan penulis buku yang kaya raya bernama Tung Desem Waringin (TDW) adalah lelucon yang tidak lucu. Jadi, maaf, bukan kegembiraan yang datang namun KEMARAHAN karena getir. Tidak pula karena, tidak kebagian! 👿

Yeah, sebuah tontonan bagai lelucon yang sama sekali tidak lucu. Bagiku kalau memang ingin memberi lakukanlah dengan cara yang baik dan santun, bukankah anda seorang Motivator?

Seharusnya, pemerintah seperti aku, Terhina oleh kelakuan Bung TDW, bukan hanya diam. Tapi tanyakan motivasinya! (Maksud lo?) 👿

Entah, mungkin ini perasaan negatifku saja. Tapi aku sudah mencoba membaliknya dan melihat sisi baiknya dari sudut yang lain. Dan tetap saja perasaan ini tak mau berdamai.

Entah kesombongan apa yang menghinggapi Tuan TDW ini, sehingga disaat Rakyat Miskin Indonesia kekurangan duit, disaat dana Bantuan Langsung Tunai ternyata tidak mencukupi, Tuan TDW dengan gagahnya terbang sambil menebar kekayaannya. Mengundang TV untuk menyiarkannya. Ah, ampun deh! 😦

Maafkan aku, bila justeru TERHINA oleh niat baik Anda, Bung! Karena JUJUR aku benar-benar marah, baru bisa reda setelah posting ini tampil. Dan akan lebih “plong” bila Anda, Tuan TDW minta maaf kepada Rakyat Indonesia.

Andai kata, aku berada di posisi pemerintah Ku Tangkap Kau bersamaan dengan Keangkuhan mu!

Sekali lagi Maaf. Ini hanya sebuah celetukan hati yang gelisah! Sangat DAHSYAT ternyata kesombongan mu!

Iklan

5 Tanggapan to “TDW: Tebar Duit e DeWe”

  1. takochan Says:

    *sok teu mode on* MUNGKIN niatnya baik, hanya caranya salah. Sama saja dengan pembagian sembako “kebaikan” yg ditebar menjelang hari raya, bulan puasa, hari kemerdekaan ato apalah, dimana orang harus ngantri, desak2an sampe pingsan untuk mendapatkan beberapa kilo besar,tepung, beberapa liter minyak sayur, dsb. Mbok ya dibagiin aja langsung satu2 ke rumah warga kenapa? 😕

  2. alex® Says:

    Saya makin anti sama entrepreneur dengan kejadian itu Kang. Kesannya kayak menghalalkan segala cara. Motivasi? Memotivasi apaan dgn buang2 uang yang membuat rakyat jadi terbina mental pengemis dan saling sikut begitu? 😡

  3. riko Says:

    cuman bisa tersenyum getir melihat (yang katanya) seorang motivator “dahsyat” top indonesia, dengan (merasa) gagah nya menebar kan uang dari langit (merasa tuhankah)
    kerusakan budaya di negeri ini sudah sdemikian parahnya, hingga seorang (yang katanya) motivator pun masih bertindak seperti seorang badut kesiangan…..

  4. wi3nd Says:

    sayah ju9a salah satu yang tidak setuju dg cara tung tsbt!!
    sangat sangat kontras dg bangsa ini yang sedang carut marut,jadi salah satu cara untuk memboikotnya adalah “tidak akan pernah membeli bukunya,datang keseminarnya apapun yg berhub dg tung desem!! * kesel mode on*

    [numpang tulis yakh,lam knal heheh,silahkan mampir ke blog amatiran,harumhutan wordpress.com heheh,tengkyu]

  5. weweng Says:

    Ini mah “Takho Dongkak” namanya di kampung ku…jadi rebutannya menghalalkan tinju dan kaki… Pak Tung diatas tertawa bergembira melihat org rebutan saling sikut dan kejar2an….Tung Tung… Tunggu deh pembalasanNya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: