Mendahulukan Orang Lain

Juni 9, 2008

Aku terkesima melihat lambaian seorang bapak di perempatan jalan tanpa lampu merah. Pasalnya, aku dengan senang hati membiarkannya menyeberang jalan terlebih dahulu. Bapak itu melambaikan tangan. Sebuah terimakasih kah? Boleh jadi.

Kalau anda berkendara di Jakarta, kejadian itu adalah hal yang langka nampaknya. Coba saja, ketika hendak mendahului kendaraan lain tentu anda memberi tanda (kedap-kedip lampu sign). Tapi apa yang terjadi? Kendaraan di belakang anda bukannya memperlambat pacunya, malah menambah dalam injekan gas. Al hasil, batal deh mendahului. Sesuatu yang biasa di Indonesia.

Mendahulukan orang lain, pernah terjadi di zaman Rasulullah saw, dimana ketika perang sedang berkecamuk dan badan para sahabat bersimbah darah. Saat itu haus bukan kepalang. Dan ketika seorang sahabat lain membawakan minum, maka si calon Sahid itu malah meminta pembawa air itu memberikan kepada yang lain lebih dulu. Akhirnya AIR yang sangat dirindukan itu berputar hingga 7 orang dan kembali lagi kepada yang pertama. Namun semua telah berangkat menemui sang Khaliq.

Begitulah contoh, mendahulukan orang lain oleh para sahabat Muhammad saw. Justru disaat nyawa telah samapi di tenggorokan, masih ada keinginan untuk memberi kepada yang lebih membutuhkan.

Andaikata umat islam di zaman sekarang mengamalkannya tentu tidak ada antrian minyak tanah, antrian Bantuan Langsung Tunai, antrian di loket-loket rumah sakit atau bus kota?

Ah…, itu kan cuma andaikata! :mrgreen:

Iklan

Satu Tanggapan to “Mendahulukan Orang Lain”

  1. almascatie Says:

    sayah pun mengandaikan begitu kang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: