Aris: Idola Indonesia

Juli 26, 2008

Tentunya semua orang akan ingat bagaimana seorang diva Titi DJ, meneteskan air mata bagi seorang peserta audisi Indonesian Idol? Aris. Itulah namanya. Seorang anak yang menurut pengakuan orang tuanya tergolong “keras kepala”. Pernah kabur dari rumah, putus sekolah karena masalah ekonomi (lugasnya: tidak punya cukup uang) dan karena kasihan menjadi beban kedua orang tuanya dia pun menjadi pengamen. [gambar: alrocker]
Bisa memberikan go ceng hingga sepuluh ribu baginya sebuah prestasi yang cukup membanggakan. Namun tidak hanya sampai disitu, tekadnya menjadi seorang bintang – menjadi seorang idola, yang nampaknya berangkat dari kesulitan ekonomi dan “kemarahan”.
Kemarahan? Betul!

Aku tidak begitu punya informasi latar belakang sebanarnya dari Aris. Namun dari setiap lirik yang dilantunkannya terasa lebih hidup dan bernyawa. Menggetarkan!!! Aku juga merasakan itu dan jujur aku “menjagokan Aris dari awal. Hal itu juga diakui oleh para juri Indra Lesmana, Anang Hermansyah dan Titi DJ.
Wow!!! Tekad yang berangkat dari “rasa marah” itu tentu akan menginspirasi banyak orang. Jutaan “Pengamen” akan menjadi penuh harapan bahwa mereka juga akan mampu merubah kehidupan menjadi lebih baik dari pada saat ini. Bahkan menjadi seorang Bintang dan idola.

Dan para orang tua, menurutku, seharusnya juga terinspirasi bahwa tidak selamanya, kebandelan, kebadungan, kenakalan dan bahkan pembangkangan yang dilakukan oleh anak-anak kita adalah sebuah “dosa” tak berampun. Barangkali saatnya, kita berbicara dengan anak-anak dengan “bahasa mereka” sendiri.

Hidup tidak surut ke belakang dan setiap zaman memiliki tantangan dan rintangannya sendiri. Namun satu hal yang tetap sama adalah bahwa untuk melewati semua itu perlu Kerja Keras, Tekad yang Kuat, fokus, Lahir dari Lubuk Hati Sendiri dan bila perlu dengan sentuhan KEMARAHAN yang paling penting lagi adalah Istiqomah (konsisten dan berkesinambungan).
Resep lain yang dapatku tangkap dari perjalanan Aris, adalah menikmati setiap keadaan. Enjoy aja! Dan menjalani semuanya dengan Sederhana – Tulus – Jujur.
Sederhana, walau sudah menjadi bintang dan idola dalam tatapan wajah dan sunggingan senyumnya terlihat sekali bahwa kesederhaan dan rendah hati tetap mendampinginya.
Jujur, bahwa dia ingin jadi bintang dan mampu merubah hidup ekonomi keluarga. Kejujurannya membuat setiap lagu yang dilantunkannya “menggetarkan”.
Tulus, dia menjalani pencapaian harapan itu jauh dari keluarga, isteri yang cantik dan seorang bocah yang mungil. Terasa sekali dia tidak begitu memikirkan “dirinya” dalam setiap jejak perjuangan hidupnya. Ada satu “misi & visi” yang ingin dicapai dan itu untuk orang-orang tercintanya, Bapak, Ibu, Isteri dan tentu anaknya. Selamat menjadi Idola Indonesia, kawan!

>> Semangat malam Sabtu kawan-kawan, apakah Kemarahan juga memotivasi anda?

Iklan

3 Tanggapan to “Aris: Idola Indonesia”

  1. Dhimas Says:

    Masih bingung mo dukung sapa.. Coz Idola saya telah lengser duluan. Tapi Aris memang matap banget.. Top..

  2. nonadita Says:

    woohhh…….
    udah masuk babak final yah?

    *ga pernah nonton idol*

  3. renimaldini Says:

    Saya juga terpesona dengan Aris gara-gara lagu dia waktu audsi..
    Awalnya saya gak tau itu lagi siapa.. Ehh ternyata itu lagu ST 12..Sekarang ketika lagu Rasat Tertinggal dinyanyikan orang akan mengira itu lagu Aris bukan ST 12 ..he..he
    Oia, kok blog http://renimaldini.wordpress.com/ dibilang kamex
    Urang minangnya?? Salam kenal…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: