Pandangan Iman Anti Pornografi

September 24, 2008

Sebagai tukang Cerita, kangtutur juga harus banyak mendengar cerita orang lain. Iya donk? Ya iya lah!

Nah, suatu kali kangtutur terpaut di mesjid karena di situ sedang ada rombongan “Islam Missionaris” yang berkunjung dalam rangka syiar islam, mereka sedang berjuang berdakwah di jalan Allah swt. Dan salah seorang dari mereka bercerita bahwa, satu rombongan telah berhasil menurunkan Hidayah Allah swt di sebuah hotel yang penuh oleh cewek-cewek telanjang.

Menurut tukang cerita itu, ketika rombongan sampai di sebuah kota di Afrika, mereka tidak menemukan mesjid maka diputuskanlah untuk menjalankan MISI pada sebuah HOTEL. Hotel itu penuh dengan MAKSIAT, salah satunya adalah banyak cewek-cewek genit yang telanjang atau setengah telanjang itu tadi.

Ajaib, karena para Misionaris Islam ini patuh dengan al Qur’an yang menyuruh setiap lelaki MENJAGA PANDANGAN, khususnya dari AURAT KAUM HAWA, maka ternyata hal itu menjadi Sebab Turunnya Hidayah Allah swt. Seluruh penghuni dan orang yang ada di Hotel itu akhirnya menerima islam sebagai agamanya, karena keindahan ajarannya. Salah satunya itu tadi, Memelihara Perempuan dengan Bungkus yang Sopan dan meminta para lelaki menahan pandangan dari melihat aurat perempuan.

“Aneh, Tidak seperti biasanya. Jangankan mencolek!!! Melirik saja mereka tak mau?”, itu yang menjadi pertanyaan para cewek di hotel itu. Dan itu pula yang menjadikan sebab mereka menerima islam, setelah mendapat penjelasan tentunya dari para Misionaris itu. Allaahu Akbaar…!

Dari cerita itu kangtutur [bertanya-tanya], Ketika para lelaki islam sudah menjaga pandangannya dari keterbukaan aurat perempuan, apalagi bedanya Perempuan Telanjang dengan Perempuan BerJilbab? Ada yang tahu??? Lah, kok malah ribut loh, cuman soal UU yang Porno itu?

Bodo amatkan mo telanjang atau tidak, kalo gak diliatain kan, gatel sendiri? Hayo??? 😆

Iklan

5 Tanggapan to “Pandangan Iman Anti Pornografi”

  1. aRuL Says:

    masalahnya manusia indonesia itu begitu, harus dikasih aturan dulu baru manut 😛

  2. kangtutur Says:

    hehe, kang aRuL ustadz juga rupanya? 😆
    selamat [menjelang] lebaran, ya. Banyak Maaf!

  3. Pencari Kebenaran Says:

    Kang tutur, maslah gatel atau tidak itu urusan birahi yang tak terkendali, oleh karenanya pertanyaan itu bukan itu: GINI KANG APA BEDANYA WANITA DENGAN MUKMINAT? kata kuncinya bahwa setiap mukminat adalah wanita tetapi tidak setiap wanita adalah mukminat….bersambung

  4. tutur rutan Says:

    Kalo lihat dari namanya mukminat (wanita beriman ) dah pasti wajib berjilbab untuk menutupi auratnya, tetapi tidak sedikit yg masih berdalih (orang yg belum siap) bahwa jilbab tidak wajib dan hanya untuk di Arab saja…wah wah hr gini …makanya masukilah Islam secara Kaffah (jangan sebagian-sebagian atau pilih-pilih) hehehe….nanti diancam oleh surat al an’am ( bagi yang mengambil sebagian ayat Allah maka dipandang TIDAK BERAGAMA. oleh karenanya bertanyalah kepada ULAMA KHAIR bukan kepada ULAMA SU’ (Penjilat Penguasa) insya Allah akan selamat

  5. Isparmo Says:

    Kang Tutur,

    Kalo menurut saya, tidak usah diributkan prediksi / perkiraan mengenai efek dari telanjang atau tidaknya, tapi lihatlah dari siapa yang melarang manusia untuk mengumbar aurat. Ini perintah ALLAH. Kalo sudah perintah Allah, kita manusia jangan sok tahu, sok mempertanyaan mengapa tidak begini, mengapa tidak begitu. Terlalu dangkal pengetahuan manusia dibandingkan dengan Ilmu Allah.
    Kalau kita sudah banyak mempertanyaan perintah Allah, jangan-jangan kita jadi tidak menjalankan sholat wajib 5 waktu, karena kita, manusia, belum pernah dapat jawaban mengapa holat harus 5 kali sehari, mengapa Dhuhur 4 rokaat dsb.
    Maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan. Terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: